hanya sebuah tulisan
Muntari bukan satu-satunya pemain muslim di Serie A. Masih ada 'Momo' Sissoko dan Hassan Salihamidzic di Juventus. Sedangkan di English Premier League, jumlah pemain muslim lebih banyak lagi.
Premier League
Minimal ada 11 pemain muslim yang tercatat di Premier League. Nicolas Anelka dan Salomon Kalou di Chelsea. Robin Van Persie, Samir Nasri dan Abou Diaby di Arsenal.
Radhi Abdel Majed Jaidi (Birmingham City), Hossam Ghaly (Tottenham Hotspur), Ahmed 'Mido' Hossam (Middlesborough), Habib Kolo Toure (Manchester City), El Hadji Diouf (Bolton Wanderers) dan Diomansy Kamara (Fulham).
Anelka mulai memeluk Islam ketika pindah ke Inggris untuk membela Manchester City. Pria plontos itu bahkan punya nama muslim, Abdul-Salam Bilal. Setelah berdiskusi dengan beberapa teman, Anelka akhirnya mengucap dua kalimat syahadat di Arab Saudi.
Lain lagi dengan Van Persie. Sampai saat ini pria asal Belanda itu belum pernah mengatakan dengan pasti kepercayaannya di depan media. Islam sendiri mulai lekat dengannya setelah Van Persie memiliki kekasih asal
Maroko.
Sementara itu, Toure dan beberapa pemain bernama Islam lainnya memang sudah jadi muslim sejak lahir. Mereka lahir dari negara yang mayoritas masyarakatnya memeluk Islam.
La Liga
Beralih ke Spanyol (La Liga), ada Frederick Kanoute yang membela Sevilla. Yaya Toure dan Zlatan Ibrahimovic (Barcelona), serta Mahamadou Diarra (Real Madrid). Kanoute merupakan pemain berdarah Mali.
Striker bertinggi 193 cm itu baru memeluk Islam pada usia 20 tahun dan cukup fanatik. Ia pernah menolak untuk mengenakan seragam Sevilla yang berlogo sebuah rumah judi ternama.
Namun, Kanoute berhasil mencapai kesepakatan dengan rumah judi tersebut. Kanoute setuju memakai baju itu asalkan sang sponsor menyumbang 700 ribu dolar AS (Rp 7 miliar) ke sebuah masjid di Sevilla.
Ibrahimovic memiliki cerita lain lagi. Pria asal Swedia itu merupakan keturunan Bosnia-Kroasia. Namun, Ibra sepertinya kurang lekat dengan kebudayaan Islam. Pria jangkung itu kerap keluyuran malam dan mengonsumsi alkohol. Jadi agak sulit diprediksi apakah di bulan suci Ramadhan ini Ibra ikut berpuasa.
Ada satu nama lagi yang tak bisa dilupakan sebagai muslim berpengaruh di pentas sepakbola dunia. Dia lah Zinedine Yazid Zidane. Penyabet tiga kali Pemain Terbaik Dunia itu lahir dari orangtua berdarah Aljazair.
Namun sama seperti Ibra, ketaatan Zizou pada Islam agak dipertanyakan. Zizou juga menikah dengan seorang perempuan non muslim yang kabarnya pernah menjadi penari klub. Dari Véronique, Zizou sudah dikaruniai empat orang anak. Dua di antaranya pernah diajak ke Indonesia ketika Zizou berkunjung ke Tanah Air.
VIVAnews - Kiper Utama Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu menyambut baik kehadiran kiper baru Hendro Kartiko. Ferry bahkan berniat untuk memperdalam ilmu dari mantan kiper nasional tersebut.
Kehadiran Hendro di SFC sebenarnya berpotensi mengancam tempat Ferry. Pasalnya, Hendro yang sebelumnya membela Persija Jakarta masih memiliki kemampuan yang tak kalah dari kiper-kiper muda saat ini.
Alasan ini jugalah yang membuat Pelatih SFC, Rahmad Darmawan merekrut Hendro. Pria yang akrab disapa RD itu menilai, mantan anak asuhnya saat di Persija itu layak menggantikan tempat yang ditinggalkan Afrianto dan Dede Sulaiman.
Meski demikian, Ferry tak terganggu dengan kehadiran Hendro. Mantan kiper Persijatim itu bahkan berniat untuk belajar banyak darinya. Sebaliknya, Ferry akan berusaha mengambil keuntungan dari kehadiran Hendro.
"Saya tidak merasa terancam dengan kehadiran Hendro. Bahkan momen ini akan saya gunakan untuk belajar banyak dari dia," kata Ferry saat ditemui di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.
Ferry merupakan salah satu kiper terbaik saat ini. Pria kelahiran Palu, 28 Desember 1982 itu juga masih tercatat sebagai kiper timnas sejak 2005 lalu. Di SFC, Ferry selalu mendapat tempat sebagai kiper utama. Namun cedera sempat membuat Ferry jarang tampil di putaran kedua LSI 2008/2009 lalu.