Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Resep Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Makanan. Tampilkan semua postingan

Mie Kocok ala Bandung

Sebenarnya udah cukup lama penasaran pengen sekali-kali nyoba bikin Mie Kocok ala Bandung.. Salah satunya gara-gara dulu pas kadang lagi ngobrol sama si Hilman, dia suka ngomongin soal makanan favoritnya ini. Dia pernah nanya, di mana tempat yang jual mie kocok ala Bandung di Jakarta yang enak.. Cari-cari tahu di internet, ternyata gak terlalu banyak tempat yang menyajikan makanan khas Bandung ini. Karena agak 'langka' itulah, maka terbersit untuk sewaktu-waktu mencoba untuk membuatnya sendiri di rumah. Secara papiku juga penggemar kikil sapi, bahan utama Mie Kocok.

Berbekal resep mie kocok dari Mbak Esther (terima kasih yah mbak :-) ) dan beberapa referensi dari buku resep ataupun internet, akhirnya aku memberanikan diri membuatnya.. Resepnya terbilang mudah dan bahannya pun cukup ringkas. Aku hanya menambahkan iga dan bakso sapi, seperti yang dilakukan Mbak Esther. Jadi lebih lengkap dan mantaffff. Ah, kesampaian juga nih akhirnya :p.

Bahan:

* 1/2 kikil atau kaki sapi, rebus dengan air secukupnya bersama 5 lembar daun salam sampai empuk, buang airnya, potong kotak-kotak kecil
* 150 gr daging shank + 4 buah (± 300 gr) tulang iga yang berdaging (kurangi bagian yang berlemaknya) ---> rebus hingga lunak
* garam, gula pasir dan merica secukupnya
* 1/2 sdt kaldu bubuk rasa sapi, optional


Bahan Kuahnya:

* 1500 cc kaldu hasil rebusan tulang iga dan daging

Haluskan:

* 7 buah bawang merah
* 4 siung bawang putih
* 4 buah kemiri


Pelengkap:

* 200 gr mie telur kering (aku pakai yang gepeng), seduh/masak hingga cukup lunak, tiriskan, sisihkan
* 200 gr taoge, siangi
* 1 sdm daun bawang, iris halus
* 1 sdm seledri, iris halus
* 8 buah bakso sapi
* 4 sdm bawang goreng
* sambal cabai rawit
* jeruk nipis/limau untuk perasan
* kerupuk kulit/ceker ayam


Cara Membuat:

1. Didihkan kaldu. Sementara itu, tumis bumbu yang sudah dihaluskan. Masukkan ke dalam panci yang berisi kaldu. Tambahkan bakso sapi, dan bumbu2.
2. Seduh taoge sebentar, tiriskan,
3. Bagi mie menjadi ± 4 bagian, atur dalam mangkuk saji. Tambahkan potongan kikil, daging dan tulang iga. Siram dengan kuah panas beserta bakso sapinya. Taburi dengan daun bawang, seledri, bawang goreng dan sambal cabai rawit. Beri jeruk nipis/limau jika suka. Sajikan segera selagi panas.


Untuk 4 porsi.
Sumber: http://debluelover.multiply.com

Tempe Mendoan

Purwokerto tanpa tempe mendoan bagai sayur tanpa garam_hehehe...soalnya, kalau kita berkunjung ke kota tersebut maka kurang lengkap rasanya bila tidak mencicipi yang namanya mendoan,. Jadi ingat waktu masa-masa kuliah saya di Puertorico (Purwoketo), makanan ini adalah salah satu favorit mahasiswa disana, hampir setiap hari saya makan tempe mendoan. kangen rasanya, soalnya saya sudah tidak di Purwokerto lagi,, buat ngobatin kangen sama tempe mendoan, saya search aja di web resepnya, akhirnya ketemu deh...saya mau nyoba....Yukz..

Bahan:
10 potong tempe, potong setebal 1/2 cm
5 siung bawang putih, haluskan
2 cm kencur, haluskan
1 sendok makan ketumbar halus
Garam secukupnya
100 gram tepung beras

100 gram tepung terigu
Air secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

1. Campur bawang, kencur, ketumbar, garam, tepungberas, terigu, air sampai cukup encer.
2. Celup tempe ke dalam adonan.
3. Goreng sampai setengah matang. Angkat. Sajikan.

Sumber: Aura Lezat Sehat 08 (Gambar dan Resep)

Membuat Tempe Penyet

Waktu masa-masa kuliah saya di Puertorico (Purwoketo), makanan ini adalah salah satu favorit mahasiswa disana, hampir setiap malam saya makan bersama teman-teman di tempe penyet langganan kita. kangen rasanya, soalnya saya sudah tidak di Purwokerto lagi,, buat ngobatin kangen sama tempe penyet, saya search aja di web resepnya, akhirnya ketemu deh...saya mau nyoba....Yukz..lol

Bahan :
20 potong tempe ukuran 4 X 5 X 1 cm
300 ml kaldu ayam/air
2 sdt garam
1 sdt ketumbar, sangrai, haluskan

Sambal :
5 buah cabai merah
10 buah cabai rawit
4 buah bawang merah
2 siung bawang putih
2 sdm terasi


Cara Membuat:
- Bahan sambal di uleg kasar, sisihkan.
- Rendam tempe di dalam air kaldu yang telah diberi garam dan ketumbar, biarkan selama 1 jam hingga bumbu meresap. Goreng tempe hingga matang.
- Panaskan 3-4 sdm minyak goreng, tumis sebentar sambal hingga harum. Angkat.
- Letakkan dan susun tempe di atas piring saji, beri sambal dan penyet kasar dengan ulegan sambal.
- Sajikan tempe penyet dengan sayuran mentah (timun, tomat, kemangi, kol, daun selada, dll).


hmmm...mantapz...tempe penyet i'm coming
brosse
sumber: http://kotakresep.com/tempe-penyet/

Pisang Goreng Pasir

Sekarang banyak sekali variasi-variasi menggoreng pisang, salah satunya ini.

Bahan:
15 buah pisang kepok kuning
250 g tepung terigu serbaguna, ayak
5 sdm susu bubuk
5 sdm gula bubuk
250 g air
250 g tepung roti kasar, ayak
Minyak goreng

Cara membuat:
- Kupas pisang, iris membujur lima bagian tidak terputus hingga berbentuk seperti kipas. Sisihkan.
- Campurkan tepung terigu, susu, dan gula, aduk rata. Di wadah terpisah, campurkan air dan tepung roti, aduk rata. Sisihkan.
- Secara berturut-turut, celupkan pisang ke dalam campuran tepung roti dan campuran tepung terigu. Lakukan hal yang sama pada setiap pisang hingga tiga kali.
- Goreng pisang dalam minyak banyak hingga permukaannya kuning kecokelatan. Angkat.Tiriskan.
- Sajikan segera.

Untuk 15 potong
Kalori per potong 217