Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

6 Pelaku Pemboman Ikan di Buton di Tangkap

Kronologis..

Berawal dari laporan nelayan ke Pokmas Konservasi dan LPSTK desa Lakorua bahwa diwilayah mereka kerapkali terjadi Pengeboman ikan , sehingga merangsang Pokmaswas untuk melaksanakan pemantauan untuk mempelajari kebiasaan pelaku. Setelah Pokmas konservasi merasa yakin dengan hasil pemantauannya maka bersama-sama LPSTK, POKMAs Konservasi mminta dukungan ke pihak berwajib untuk bersama sam melaksanakan penggrebekan dilapangan.

Pada Tanggal 31 Agustus 2009 pukul 14:00 Pokmaswas, LPSTK Desa Lakorua dan Kapolsek Mawasanga tengah menuju lokasi untuk melaksanakan pamantauan.. alhasil pada pukuk 17 : 00 Personil pengawas tersebut melihat ada bodi yang sedang melaksanakan pemboman. Sehingga saat itu jug para pelaku diringkus dan dibawa ke ktr Polsek Mawasangka Tengah. Para pelaku yang berhasil ditangkap 5 orang dan ada beberapa lainnya berhasil melarikan diri.

Tanggal 1 September 2009 pukul 12 Siang saat TIM MCS melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, tiba-tiba datang laporan dari masyarakat bahwa BB berupa Katinting yang berhasil ditahan dibawa lari oleh seseorang,. Saat itu juga TIM MCS dan anggota Polsek turun lapangan dan pelaku yang kemudian diketahui adik dari Sdr. Lajawara yang berhasil melarikan diri, menurut pengakuannya bahwa dia berani ambil katinting itu karena disuruh oleh iparnya (istri La Jawara). Ke enam pelaku masih sementara dalam pemeriksaan.

Nama Pelaku :
1. Lapanama 52 thn
2. La Amana 36 thn
3. La Rudi 29 thn
4. La Ade 30 thn
5. La Hamili 33 thn
6. Adiknya Jawara 25 thn
Sekarang La Jawara sementara dalam pengejaran Polisi....

Sumber : Koordinator MCS Coremap II Kab. Buton Nafiruddin, SE

Situs Malaysia "dijajah" Hacker Indonesia

Seiring dengan ‘memanasnya’ kondisi diplomatik Malaysia dan Indonesia, perang cyber antara cracker Indonesia dan Malaysia tak bisa lagi terelakkan. Sejumlah komunitas peretas Indonesia melakukan aksi massal melumpuhkan situs milik Negeri Jiran itu. Tak tanggung-tanggung, nyaris sekitar 100 situs Malaysia tumbang.

Dalam aksinya, pelaku deface, di antaranya yang mengatasnamakan diri dari XINCBIOsys, inc0mp13te, Bi4kKob4r, PsyChotr0n1nd0n3514n Cyb3r 4rmy #1 melumpuhkan sekitar 96 situs Malaysia. Pelaku menampilkan sebuah halaman khusus bertajuk ‘Ganyang Malingsial’ untuk menampung luapan kekesalan terhadap Malaysia.

Saat detikINET menyambangi sebuah situs, Selasa (1/9), pk 10.40 WIB, tampak sebuah pesan bernada tantangan ditinggalkan peretas.

Hacked By INDONESIA

Ini dadaku, mana dadamu?

Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi
Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi

Kalau Malaysia mau konfrontasi politik
Kita hadapi dengan konfrontasi politik

Kalau Malaysia mau konfrontasi militer
Kita hadapi dengan konfrontasi militer

Soekarno, 1963

TUNDUK TERTINDAS ATAU BANGKIT MELAWAN… KARENA DIAM ADALAH PENGHIANATAN!! TIDAK ADA KATA MERDEKA UNTUK MALAYSIA… JIKA SUKA MENCURI MILIK TETANGGA!!!! MALAYSIA (MALing budAYa indoneSIA) _

Berikut beberapa situs yang dilumpuhkan peretas Indonesia:
http://academyadelphi.com/indonesia.html evil
http://acgc.com.my/indonesia.html evil
http://al-faizeen.com.my/indonesia.html evil
http://anarkalihairdye.com/indonesia.html
http://astree.com.my/indonesia.html evil
http://auto-charge.net/indonesia.html evil
http://bagsmalaysia.com/indonesia.html evil
http://berjayabintangtimur.com.my/indonesia.html evil
http://bionet-int.com/indonesia.html evil
http://venkat-transport.com.my/indonesia.html evil

Courtesy : detikinet.com




Limbah Merkuri Mulai Cemari Poboya

Palu, Kompas - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Palu,
Sulawesi Tengah, menguji contoh air di sejumlah titik di areal penambangan
emas Poboya. Langkah itu menyusul temuan dinas kesehatan mengenai kandungan
merkuri 0,05 ppm pada sumur warga sekitar areal tambang. Batas toleransi
merkuri 0,01 ppm.

Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Palu Rosida Thalib,
Senin (31/8), mengatakan, pihaknya sudah mengambil contoh air di sungai,
sumur, dan sumber air Perusahaan Daerah Air Minum.

”Kandungan merkuri sudah mengkhawatirkan sehingga perlu diwaspadai dan
dicari solusinya segera,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu drg Emma Sukmawati menuturkan, bulan Juli
lalu, pihaknya mengambil contoh air di sumur warga sekitar tempat beroperasi
tromol. Tromol adalah alat berat pengolahan biji dan pasir menjadi emas
menggunakan air keras.

Pencemaran merkuri adalah salah satu yang dikhawatirkan terkait maraknya
aktivitas penambangan emas di Poboya. Para aktivis lembaga swadaya
masyarakat, di antaranya Wahana Lingkungan Hidup Sulteng, beberapa kali
mengingatkan soal ini.

Poboya merupakan salah sumber air dan penyangga bagi kota Palu. Poboya juga
salah satu kawasan hutan dengan luas 200 hektar. Semula aktivitas
penambangan dilakukan secara tradisional oleh warga. Belakangan, Poboya juga
didatangi penambang dari Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.

Aktivitas penambangan meningkat menjadi industri tambang skala kecil dan
menengah. Saat ini sudah lebih dari 20 tromol beroperasi.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen (Pol) Suparni Parto
menyatakan, tahun lalu hanya sekitar 200 penambang di Poboya. Saat ini
penambang sudah mencapai 1.000 lebih dengan lubang galian mencapai ratusan.

”Kami siap menghentikan aktivitas penambangan dengan langkah hukum, tetapi
tidak semudah itu. Kami perlu mengambil langkah yang bersifat persuasif,
tidak agresif dan tidak menimbulkan persoalan. Perlu solusi bagi para
penambang setelah aktivitas mereka dihentikan,” kata Suparni. (REN)

Gempa 2 September 2009

Inna Lillahi wa inna ilaihi rajiun, tanggal 2 September 2009 lagi-lagi bangsa kita diserang gempa, pusat gempa kali ini 142 km barat daya Tasikmalaya, di kedalaman 30km - sebesar 7,3 SR, berpotensi tsunami -sumber BMKG-. Namun kini potensi tsunami telah dicabut oleh BMKG. Tentulah kita masih ingat akan kejadian Tsunami tahun 2004 lalu, yang merenggut saudara-saudara kita di Aceh, Cilacap, Kebumen, juga Gempa di Bantul tahun 2006. Semoga saja korban kali ini tidak terlalu banyak. maafkanlah dosa-dosa bangsa ini y ALLAH...Amin

Copy My Style Again - Malingsia

sebutlah ini remix nya Copy My Style
daripada buat lagu baru, nanti diembat lagi

download di sini:

http://www.zshare.net/audio/64667124cdeb1f8d/







here you go, the lyric:

you copy my style
you copy again
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend
but sooner or later i gotta take my stand


udah bolak balik sampe balik kebolak
temen gue sampe keselek pas makan kolak
lagi lagi berulang ulang terus terjadi
tetangga bikin ulah lagi bikin sakit hati

suka ngaku ngaku kagak malu malu
punya indonesia di klaim satu satu
apa memang kalian yang gak mampu mampu
buat budaya sendiri efek gak ampuh ampuh

baca rambu rambu, bangsaku berbudi luhur
tapi usik terus, reputasi mu masuk kubur
jujur gue bangga jujur gue bersyukur
elo ngaku ngaku berarti progress lo mundur

panas ku bertutur kreasi bicara
walau sudah jelas identitas ku dijarah
joe farizal aja bisa minta maap
masa yang lain kagak nyadar kagak tanggap


you copy my style
you copy again
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend
but sooner or later i gotta take my stand


bukan mo sok nasionalis sombong mengangkat alis
bukan mo sok gangster bukan sok sadis
walau lagi ngetop bukan gue sok ngartis
tapi bales pake lagu paling praktis

marah marah di internet, udah pasaran
ngomel ngomel di pasar kagak sabaran
kaya cacing kepanasan jenggot kebakaran
rasanya gatel pengen ngasih tamparan

tapi gue orang nya cinta damai
walau rasanya sulit untuk santai
amunisi di samping nyiur melambai
pakai musik rap ku siap membantai

memang satu rumpun masih sama melayu
tapi melayu saykoji keras dan gak kemayu
selendang rocker ku agak mendayu
tapi coba ajak gue battle rap ayuk!!

you copy my style
you copy again
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend
but sooner or later i gotta take my stand
sumber: http://saykogratis.blogspot.com/ thanks to saykoji, hidup Indonesia!! MERDEKA

3 Pulau Indonesia di Jual di Internet

Jakarta - Tiga pulau yang masih berada dalam kawasan Indonesia dijual lewat internet. Ketiga pulau itu adalah Pulau Makaroni, Pulau Siloinak dan Pulau Kandui yang semuanya terletak di Kepulauan Mentawai.evil

Penjualan 3 pulau itu diiklankan di situs privateislandonline.com dengan judul 'Islands for Sale in Indonesia'. Dalam iklan di situs itu, masing-masing pulau tersebut dijual dengan harga yang bervariasi. Pulau Makaroni yang memiliki luas 14 hektar dihargau US$ 4 juta, Pulau Silionak yang memiliki luas 24 hektar dibandrol US$ 1,6 juta dan Pulau Kandui yang memiliki luas 26 hektar dihargai US$ 8 juta.
evil

Iklan juga menampilkan peta Indonesia dan disertai foto keindahan pulau tersebut. Pulau Makaroni misalnya, selain memiliki air laut yang berwarna indah, beberapa bungalow juga sudah terbangun di sepanjang pinggir pantai pulau tersebut.twisted

Sementara Pulau silionak dan Pulau Kandui juga tidak kalah indahnya. Meski gambar kedua pulau tersebut diambil dari kejauhan, tapi nampak keindahan yang terpancar dari dua pulau yang sama-sama terletak di kepulauan Mentawai ini.evil

Selain menjual pulau-pulau milik Indonesia, situs privateislandonline.com juga menjual beberapa pulau milik negara lain. Misalkan Pulau Rusukan Besar milik Malaysia yang dijual seharga US$ 5 juta, Pulau Rangyai di Thailand yang dijual seharga US$ 160 juta, dan dua pulau lagi yang terletak di negara Bahama dan Tahiti.
evil

Tak cuma itu, dalam situs tersebut juga menyediakan layanan pencarian pulau di dunia untuk dibeli, lengkap dengan luas tanah serta harga yang dibanderol. twisted

Di Indonesia pada 2007 lalu juga sempat heboh dengan dijualnya dua pulau yakni Pulau Panjang dan Meriam Besar yang dijual oleh Karangasem Property melalui situs www.karangasemproperty.com
.twisted

Pulau Panjang di Sumbawa, NTB tertulis seluas 33 hektar. Sedangkan Meriam Besar yang juga berada di Sumbawa, NTB tertulis seluas 5 hektar. Setelah ramai diberitakan, pemilik situs Karangasemproperty.com yang adalah warga Belanda meminta maaf dan meralat pulau yang diiklankan bukan dijual tapi dibuka untuk penanaman investasi.
evil
( anw / faw ) Sumber www.Detik.com